Informasi : Handbook Delegate (Buku Panduan Cabang Olahraga ) akan diposting selanjutnya karena dalam tahap perampungan dan peyempurnaan dengan Team Delegasi Teknis Cabang Olahraga masing-masing POPDA IX 2018

Popular Post

Tunda SK, SSB Mayoma Kecewa dengan Dispora

AMIRUDIN Jainahu
TERNATE - Sekolah Bola SSB Mayoma yang bermarkas di kelurahan Dufa-Dufa, kecematan Ternate Utara, menyesalkan pelayanan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate. Rasa kesalnya itu disebabkan, Dispora sebagai dinas yang bertanggung jawab terhadap prestasi dan pembinaan SSB di Kota Ternate tidak menggubris permohonan Penerbitan Surat Keputusan (SK) yang menjadi legalitas SSB.

SSB Mayoma memang membutuhkan SK dari Dispora sebagai legalitas bahwa, SSB Mayoma juga bisa mendapat bantuan dari pemerintah Kota Ternate. Sebab, jika SSB tidak terdata maka tidak akan diberikan bantuan dari pemerintah. Karena itu, SSB Mayoma sangat mengharapkan ada SK agar keberadaan mereka juga masuk dalam data Dispora sebagai salah satu SSB yang sah melakukan pembinaan terhadap pemain usia dini. “Dispora Kota Ternate seakan tidak begitu serius untuk pengembangan bakat generasi muda di cabang olahraga sepak bola. Padahal, keberadaan SSB ini sangat penting untuk pembinaan dan pengembangan talenta pesepakbola di Ternate ini,” kata Indra  H. Syarif, kemarin (13/3). Menurutnya, pengusulan penerbitan SK sudah diajukan ke Dispora sejak 2016 lalu. Namun hingga kini, belum juga diterbitkan.

Padahal Mayoma sangat membutuhkan SK tersebut agar bisa dengan leluasa melakukan penerimaan siswa SSB dan menggelar latihan. “Semua persyaratan sudah kita penuhi, tinggal saja Dispora tindaklanjuti itu (SK). Kalau misalnya ada kekurangan bisa dikomunikasikan dengan alasan yang mendasar  biar kita paham,” kesalnya. Sementara itu, Kepala Bidang Prestasi, Amirudin Jainahu mengatakan, persyaratan SSB Mayoma sudah dipenuhi dan lengkap. Menurutnya, SK untuk SSB Mayoma juga sudah ada. “Kita tinggal menunggu Kadispora datang dari luar kota, lalu tandatangan saja dan kita akan serahkan,” singkatnya. (mg 04/yun)

Sumber ( www.malutpost.co.id )
Tag : ,

Luar Biasa, Egy Maulana Vikri Langsung Bikin Klubnya Lechia Gdansk Menjadi Nomor 1 di Polandia


Egy Maulana Vikri resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Lechia Gdansk, Minggu (11/3/2018) di Energa Stadium. 
BANGKAPOS.COM - Pengaruh Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk memang luar biasa. Terutama suporter Indonesia yang tadinya tak kenal kepada klub itu, langsung mencari banyak hal tentang mereka. Klub asal Polandia itu pun mendapatkan keuntungan luar biasa di dunia maya setelah resmi mendatangkan Egy Maulana Vikri.
Pada Minggu (11/3/2018) petang WIB, Egy Maulana Vikri resmi dikenalkan sebagai pemain baru Lechia Gdansk. Tak hanya keuntungan di atas lapangan, Lechia juga mendapat keuntungan di dunia maya setelah berhasil mendapatkan Egy.

1. Likes dan Komentar
Menurut pengamatan BolaSport.com, rata-rata postingan lama akun Instagram Lechia Gdansk mendapatkan sekitar 800-1000-an likes dan 8-50-an komentar per unggahan. Namun setelah kabar kedatangan Egy ke Lechia diketahui publik unggahan-unggahan terbaru akun tersebut rata-rata mendapatkan likes sekitar 2 ribu - 70 ribu likes per/unggahan atau naik sekitar 70 kali lipat. Bahkan unggahan tentang kedatangan Egy ke Lechia sejauh ini telah mendapatkan 136 ribu likes dan 30 ribu komentar.

Artinya unggahan tersebut mendapatkan kenaikan likes hingga 136 kali lipat dan kenaikan komentar hingga 300 kali lipat. Jumlah ini masih bisa bertambah beberapa hari ke depan.
Baca: Egy Maulana Vikri Terancam Bermain di Kasta Kedua Liga Polandia Bersama Lechia dan, komentar dari suporter Indonesia semakin dominan memenuhi setiap postingan Lechia Gdansk.
Sehingga, di kolom komentar lebih banyak komentar berbahasa Indonesia.

Akun Instagram Lechia Gddansk langsung mendapat banyak followers, terutama dari Indonesia, setelah Egy Maulana Vikri bergabung. (Instagram)


2. Followers
Pada hari Jumat (9/3/2018), hasil pantauan BolaSport.com menyebutkan bahwa pengikut (followers) Lechia Gdansk di Instagram baru sekitar 26 ribu orang saja. Pada Senin (12/3/2018), akun tersebut telah mendapatkan 117 ribu pengikut, alias mengalami peningkatan hampir 5 kali lipat. Mereka hanya kalah dari tim raksasa, Legia Warsawa, yang memiliki pengikut 137 ribu.


Namun, mengingat warganet Indonesia yang jumlahnya sangat banyak dan terus berdatangan, jumlah follower Lechia Gdansk pun meningkat pesat. Sampai Selasa (13/3/2018), follower Lechia Gdansk sudah melewati Legia Warsawa.


Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Luar Biasa, Egy Maulana Vikri Langsung Bikin Klubnya Lechia Gdansk Menjadi Nomor 1 di Polandia, http://bangka.tribunnews.com/2018/03/13/luar-biasa-egy-maulana-vikri-langsung-bikin-klubnya-lechia-gdansk-menjadi-nomor-1-di-polandia?page=3.

Editor: fitriadi

Modal Sejarah di Camp Nou

Hasil gambar untuk barca vs chelsea

BARCELONA - “Kami akan semakin kuat kalau bermain di kandang, karena itu penting buat kami mencetak satu gol di sini (Stamford Bridge, red.). Kini mereka (Chelsea, red.) yang mencoba untuk mencetak gol dan kami akan mendapatkan ruang yang lebih banyak,” kata penyerang Barca Luis Suarez kepada Marca pasca leg pertama 16 besar Liga Champions Chelsea versus Barcelona di Stamford Bridge (21/2) yang berakhir 1-1.

Optimisme Suarez tersebut memang bukan tanpa dasar. Musim ini di ajang Liga Champions, Blaugrana selalu menang kalau tampil di Camp Nou. Hanya Real Madrid satu-satunya klub yang meruntuhkan kedigdayaan Barca di kandang pada ajang Piala Super Spanyol 2018 dengan kemenangan 3-1 di Camp Nou (13/3).

Chelsea juga tak mau kalah. Pasca hasil imbang 1-1 di leg pertama tiga pekan lalu, The Blues yang membawa asa sebesar Real pada dini hari nanti (15/3) mencoba menaklukkan Barca di Camp Nou. Chelsea tak perlu menang leg kedua ini. Asal pertandingan berakhir imbang dengan skor 2-2, 3-3, atau 4-4 maka Chelsea lolos. Walau banyak yang berkata kalau Liga Champions ini merupakan kompetisi yang sarat histori dan tradisi, Chelsea tak perlu kuatir. Klub London Barat itu pernah menghentikan langkah Barca di Liga Champions saat tampil di Camp Nou.

Memori mempermalukan Barca itu terjadi enam musim lalu. Setelah Chelsea menang 1-0 di Stamford Bridge (18/4/2012), Chelsea menahan imbang Barca 2-2 di Camp Nou (24/4/2012). Pasca menang atas Barca, Chelsea yang ditangani Roberto Di Matteo saat itu untuk pertama kalinya mengangkat trofi Si Kuping Besar musim 2011-2012. Nah, spirit besar untuk mengulang kejadian di babak semifinal Liga Champions enam musim lalu itu disuarakan gelandang Chelsea Cesc Fabregas. Fabregas. Pemain 30 tahun itu paham betul seperti apa dapur Barca. Menempa diri di La Masia pada usia belasan kemudian tiga musim membela Barca (2011-2014) membuat Fabregas merasa sedikit campur aduk melakukan reuni di lapangan. “Menghentikan dia (Lionel Messi, red.) akan sangat sulit namun saya akan melakukan segala hal. Jadi, dia akan merasa tak nyaman dan tidak bermain dengan sebagaimana biasanya,” ucap Fabregas kepada Marca.

Barca jelang laga versus Chelsea ini sempat dilanda isu kesembuhan kapten Andres Iniesta. Iniesta yang mengalami cedera hamstring kanan ketika Barca menghadapi Atletico Madrid (5/3) lalu dalam latihan kemarin dilaporkan sudah bergabung. Dengan adanya Iniesta ini Sport kemarin (13/3) menulis opsi dimainkannya Paulinho ataupun Andre Gomes sebagai starter sangat tipis. Kuartet lini tengah yang dihuni Ousmane Dembele-Ivan Rakitic-Sergio Busquets-Iniesta siap menjadi dinamo lini tengah Barca. Di kubu Barca, bek kanan Sergi Roberto tak kalah optimis. Kepada Sport Sergi mengatakan kalau Barca akan berlipat motivasinya saat tampil di Liga Champions. Salah satu yang paling monumental tentu ketika melakukan remontada lawan Paris Saint-Germain (PSG) di 16 besar musim lalu.

Barca yang kalah 0-4 di tangan PSG pada leg pertama di Parc des Princes (14/2/2017) sukses melakukan comeback terbesar dalam sejarah Liga Champions. Barca menang 6-1 di Camp Nou (8/3). Sayangnya kisah remontada itu tidak berbekas ketika Barca menghadapi Juventus di babak berikutnya. Di perempat final, Barca kalah 0-3 di Allianz Stadium (11/4/2017) kemudian seri tanpa gol di Camp Nou (19/4/2017).(jpg/yun)

Latar Belakang



BAB I 
PENDAHULUAN












A. PENDAHULUAN

Pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian integral dalam upaya peningkatan kualitas anak bangsa melalui Kesehatan Jasmani dan Rohani. Selain itu ditujukan untuk membentuk watak, kepribadian, disiplin dan sportifitas yang tinggi serta peningkatan prestasi yang menjadi kebanggaan daerah dan nasional.
Keterbatasan tenaga profesional di bidang olahraga merupakan tantangan yang harus dijawab melalui pendidikan dan pelatihan kepada guru olahraga maupun pembina olahraga agar tujuan pembinaan yang dilaksanakan, jelas, terarah serta berkesinambungan, maka tujuan yang merupakan cita-cita organisasi BAPOPSI dapat terwujud sebagai kegiatan multi event yang melibatkan berbagai potensi terkait, maka POPDA IX Tahun 2018 perlu dipersiapkan secara baik dan terencana, serta kesiapan panitia penyelenggara dan panitia pelaksana POPDA IX Provinsi Maluku Utara di  Kota Ternate

B. DASAR

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (lembaran Negara Tahun 1999 Nomor : 75 tambahan lembaran Negara nomor 3851)

4. Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999 tentang Pembentukan Provinsi Maluku Utara, Kota Baru dan Kota Maluku Tenggara Barat (lembaran Negara nomor 3895)

5. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pembentukan Ternate Utara, Ternate , Kepulauan Sula, Ternate , Kota Tidore Kepulauan di Provinsi Maluku Utara (lembaran Negara tahun 2003 nomor : 21 tambahan lembaran Negara nomor 4264)

6. Peraturan Pemerintah Repuplik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Olahraga.
7. Peraturan Pemerintah Repuplik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pekan dan Kejuaraan Olahraga.

8. Peraturan Pemerintah Repuplik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007 tentang Pendanaan Olahraga.

9. Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Tentang Pengangkatan Panitia Pengarah, Koordinator Teknik, Delegasi Teknik, Wasit Juri POPDA IX Tahun 2018 Maluku Utara.

10. Program Kerja Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Maluku Utara

11. Program Kerja BAPOPSI Maluku Utara Tahun 2018

12. Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara tentang Pembentukan Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana POPDA IX Tahun 2018


C. TUJUAN DAN SASARAN

a. TUJUAN

POPDA IX tahun 2018 sebagai salah satu siklus penyelenggaraan kegiatan olahraga pelajar daerah 2 (dua) tahunan memiliki tujuan sebagai berikut :
a. Sebagai sarana evaluasi pembinaan olahraga pelajar daerah.
b. Mamacu, memotifasi dalam rangka optimalisasi pengembangan potensi Atlet pelajar daerah.
c. Membentuk dan meningkatkan persahabatan, persatuan dan kesatuan Bangsa untuk terciptanya ketahanan nasional.
d. Meningkatkan minat olahraga masyarakat umumnya dan bagi pelajar khusunya guna meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, disiplin, kreatifitas dan sportifitas.
e. Sebagai sarana pemanduan bakat olahraga pelajar yang akan dibina pada sentra-sentra pelatihan seperti PPLP, Sekolah Khusus Olahragawan dan lain-lain
f. Sebagai Bahan Seleksi persiapan membentuk Tim POPWIL Maluku Utara

b. SASARAN

Disamping tujuan tersebut diatas, POPDA IX 2018 di Ternate  menetapkan Tri Sukses sasaran yaitu :
a. Sukses Penyelenggaraan,
b. Sukses prestasi Atlet pelajar daerah dan khususnya prestasi Atlet Pelajar Maluku Utara,
c. Sukses pemberdayaan potensi olahraga Dan Ekonomi Masyarakat daerah Maluku Utara

D. PRINSIP PENYELENGGARAAN

Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah  ( POPDA ) IX Provinsi Maluku Utara  Tahun 2018 berpedoman pada prinsip-prinsip sebagai berikut;
1. Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Olahraga sesuai standar Nasional yang dimiliki oleh Propinsi Maluku Utara
2. Pemberdayaan tenaga Wasit/Juri dan perangkat pertandingan lokal yang ada dan dimiliki oleh Maluku Utara
3. Efektifitas dan efisiensi dengan tidak mengurangi semangat Sportivitas Olahraga dan makna suksesnya penyelenggaraan POPDA IX PROPINSI MALUKU UTARA Tahun 2018

E. PENGERTIAN

1. Yang dimaksud dengan POPDA  adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah yaitu :
kegiatan Multi Event olahraga pelajar dua ( 2 ) tahunan berskala Daerah untuk wilayah Maluku Utara  yang diselenggarakan pada setiap tahun genap

2. Pekan Olahraga Pelajar Daerah  ( POPDA  ) IX Maluku Utara  Tahun 2018  di Provinsi Maluku Utara diikuti oleh Sepuluh ( 10 ) Kabupaten Kota Yang Terdiri Dari Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera barat, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Timur Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Kepulauan Sula

3. Pekan Olahraga Pelajar Daerah  (POPDA) IX Propinsi Maluku Utara tahun 2018 Mempertandingkan Delapan (8) Cabang Olahraga Yaitu : Cabang Olahraga Atletik, Cabang Olahraga Bulu Tangkis, Cabang Olahraga Bola Volly, Cabang Olahraga Bola Kaki, Cabang Olahraga Tinju, Cabang Olahraga,Tenis Meja, Cabang Olahraga Tenis Lapangan, Cabang Olahraga Pencak Silat.



F. TEMA DAN MOTO

a. TEMA

Tema Kegiatan pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) IX Propinsi Maluku Utara Tahun 2018 Adalah :

“ Optimalisasi Pembibitan Olahraga Pelajar Daerah Menuju Prestasi Olahraga Pelajar Wilayah,  Nasional Dan Internasional “

b. MOTO
Pekan Olahraga Pelajar daerah (POPDA) IX Mengangkat  Moto
“ Raih Prestasi Dibumi Kie Raha “

G. WAKTU DAN TEMPAT

a. Waktu
Waktu Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) IX Propinsi Maluku Utara Berlangsung Selama Tujuh (7) Hari dari Tanggal 30 April Sampai Dengan 6 Mei 2018

b. Tempat
Tempat Pelaksanaan Kegiatan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) IX Propinsi Maluku Utara Tahun 2018 Dilaksanakan Di  “KOTA TERNATE”

H. PESERTA

Peserta Pekan Olahraga Pelajar daerah Tahun 2018  adalah pelajar/ warga belajar yang berasal dari sekolah negeri maupun swasta, termasuk sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian/ Instansi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), seperti : Kementerian Agama (Kemenag); Madrasah, Tsanawiyah dan Aliyah serta Pondok Pesantren Modern, Kementerian Pertanian (Kementan), SPMA, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) SUPM, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), SPK, SNAKMA, Kementerian Pertahananan (Kemenhan), SMA Taruna Nusantara dan lain-lain yang sederajat yang berada di Wilayah Maluku Utara


I. PERSYARATAN UMUM PESERTA

a. Umum

1. Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Pada saat mengikuti POPDA IX Masih Berstatus Pelajar Aktif Di Daerah Yang Diwakilinya
3. Kelahiran 1 Januari 2001 dan sesudahnya
4. Atlet yang menempuh pendidikan di Luar Daerah, status kedaerahannya mengikuti domisili orang tua atlet yang bersangkutan
5. Atlet peserta harus didaftarkan dan tergabung dalam satu kontingen.
6. Atlet pelajar peserta wajib menghormati syarat untuk bertanding/berlomba secara jujur, sportif dan tunduk pada peraturan pertandingan sesuai cabang olahraga yang diikutinya.


b. Khusus (Administrasi)

Seorang Atlet pelajar dinyatakan sah dapat mengikuti pertandingan/perlombaan pada POPDA-IX 2018 apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut :

1. Berstatus pelajar dengan usia maksimal 17 tahun pada tahun ajaran 2017/2018, lahir 1 Januari 2001 dan sesudahnya;
2. Mempunyai surat rekomendasi dari Pengcap BAPOPSI;
3. Mempunyai surat rekomendasi dari Kepala Dinas yang menangani keolahragaan Kab/Kota setempat.
4. Surat Keterangan dari kepala sekolah Menyatakan bahwa Atlet yang bersangkuta benar benar Berstatus Siswa di sekolah tersebut
5. Setiap Atlet harus membawa Surat Keterangan Dokter ( Berbadan sehat )
6. Melampirkan foto copy ijazah, raport serta akte kelahiran Yang Di legalisir;
7. Membawa ijazah, raport dan akte kelahiran (asli)  diperlukan sewaktu-waktu dalam kaitan dengan keabsahan Atlet.
8. Membawa pas Foto 3x4 = 4 lembar warna latar
a. Atlet Biru
b. Pelatih Merah
c. Official Kuning


J. PERSYARATAN KHUSUS PESERTA

1. Berstatus pelajar dibuktikan dengan Surat Keterangan Kepala Sekolah yang bersangkutan.

2. Status kepemilikan atlet disesuaikan dengan Domisili Sekolah atlet yang bersangkutan;

3. Perpindahan sekolah atlet minimal 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan POPDA IX MALUKU UTARA

4. Bagi Atlet yang berlatih dan atau menempuh pendidikan di luar daerah asal, harus memiliki Surat Keterangan dari Dispora atau BAPOPSI asal atlet bersangkutan.

5. Membawa STTB dan Buku Rapor Terakhir yang ASLI dan melampirkan fotocopynya yang telah dilegalisir oleh Sekolah/ Instansi yang berwenang.

6. Membawa Akte Kelahiran/ Surat Kenal Lahir yang ASLI dan melampirkan fotocopynya yang telah dilegalisir oleh Instansi yang berwenang.

7. Membawa NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), yang 10 digit dan fotocopynya yang telah dilegalisir oleh Sekolah/ Instansi yang berwenang.

8. Khusus untuk siswa SMP/SMA Negeri Ragunan Jakarta yang menjadi tanggung jawab KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA ( APBN), harus membawa Surat Keputusan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga.

9. Khusus bagi Warga Belajar (Siswa Pendidikan Non Formal dan In Formal) harus ada surat dari Kepala Lembaga Penyelenggaraan Pembelajaran, dilampiri STTB SD/ SMP sederajat dan kartu Evaluasi Hasil Belajar (EHB) dan persyaratan lainnya yang dipersyaratkan.

10. Membawa Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga/ Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga/ Kepala Badan Pemuda dan Olahraga Provinsi Peserta.

11. Membawa pas photo ukuran 3x4 sebanyak 4 (empat) lembar.

12. Data yang dibawa pada saat keabsahan harus sama dengan data yang di imput


K. PENDAFTARAN PESERTA 

1. Pendaftaran Tahap I :

Paling lambat tanggal 7  Maret Sampai 9  maret 2018 harus sudah diterima Panitia Penyelenggara POPDA IX Propinsi Maluku Utara DiKota Ternate Tahun 2018  dengan menyerahkan Surat Pernyataan Keikutsertaan dengan jumlah Quota Peserta yang akan ikut dalam POPDA IX Propinsi Maluku Utara Tahun 2018 ( Entry By Cabor )

2. Pendaftaran Tahap II :

Paling lambat tanggal 9 Maret Sampai 12 maret 2018 harus sudah diterima Panitia Penyelenggara POPDA IX Maluku Utara  di Kota Ternate dengan menyerahkan Data Cabang Olahraga dan Nomor pertandingan yang diikuti (Entry by Number).

3. Pendaftaran Tahap III :

Paling lambat tanggal 28 Maret 2018 harus sudah diterima Panitia Penyelenggara POPDA IX Propinsi Maluku Utara dengan menyerahkan Data Nama-nama Atlet, tanggal lahir, tempat sekolah/kelas dengan melampirkan pas photo ukuran 3x4 sebanyak 4 lembar berwarna serta Daftar Nama-nama Pelatih/Official dan Pimpinan Kontingen (Entry by Name ).

4. Alamat Pendaftaran Peserta POPDA IX Propinsi Maluku Utara Tahun 2018 Adalah :

1. Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Propinsi Maluku Utara Tahun 2018
JL. Pemuda No 28 Sofifi
Telp/ fax. (0761) ……………………….
Email :

2. Sekertariat Panitia POPDA IX Propinsi Maluku Utara Tahun 2018
Jl. Alamat Panitia Pelaksana POPDA IX 2018 :
Sekretariat Jl. Raya manga Dua Depan Asrama Ternate Kelapa Pendek
Kelurahan Mangga Dua Utara Tlp. (0921)3126191 Ternate

3. Pendaftaran (entry by number dan entry by name) dapat dilakukan
pada Kontak Person Whats Up (WA):
1. Bpk. Syahbudin Joisangadji : 082290088808
2. Bpk. Hamid Usia : 081286315364
3. Bpk, Zainudin Kader,S,Pd : 081284842791

SELAYANG PANDANG



Maluku utara merupakan bagian penting dalam sejarah masuknya penjajah Spanyol, Portugis, Belanda dan Inggris. Bangsa asing melakukan perjalanan melintasi lautan luas untuk mencari tanah baru yang memiliki potensi alam atau untuk memperluas daerah kekuasaannya yang kemudian bagi para penjajah sebagai ladang untuk merauk keuntungan. Maluku Utara memiliki sejarah yang panjang dari awal mula menculnya empat kerajaan besar (Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan) yang mirip cerita orang Jawa. Cerita tersebut mengisahkan seorang arab yang terdampar di tanah Maluku Utara kemudian dia menemukan selendang bidadari yang datang dari kayangan. Bidadari tersebut pun menikah dengan pemuda yang mengambil selendangnya. Keturunan dari sang pemuda dan bidadari tersebut merupakan cikal bakal lahirnya para pendiri empat kerajaan besar di Maluku Utara.

Moluku Kie Raha atau Maluku kie raha merupakan semboyan atau sebutan bagi Maluku Utara yang memiliki empat gunung yaitu gunung di Ternate, Tidore, Makian dan Moti. Selain itu, kie raha merujuk pada kepulauan Maluku Utara yang memiliki empat kerajaan besar yang sekaligus menjadi pilar penting jalannya pemerintahan kerajaan di Maluku Utara, empat kerajaan tersebut adalah Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan. Maluku Utara sejak jaman dahulu menjadi pusat perdagangan rempah-rempah yang sangat penting di Nusantara. Perkembangan Maluku sangat terpengaruh oleh para pedagang yang datang menukarkan barang dagangan mereka dengan cengkeh dan berbagai rempah-rempah hasil bumi Maluku Utara. Perdagangan terhadap cengkeh menarik perhatian para pendatang baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Kerajaan-kerajaan besar Maluku Utara yang terdiri dari Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan memiliki daerah kekuasaan yang terhampar dari Sulawesi hingga ke tanah Papua. Jailolo merupakan kerajaan tertua di tanah Maluku sekaligus kerajaan pertama yang dihapus oleh kedatangan bangsa Eropa. Sedangkan Ternate dan Tidore merupakan dua kerajaan besar yang berpengaruh penting terhadap perjalanan dan perkembangan Maluku Utara di masa akan datang. Sejak masuknya Islam di tanah Maluku Utara raja-raja mengganti gelarnya menjadi sultan. Ternate memiliki masa kejayaan pada saat Sultan Khairun dan Babullah berkuasa sedangkan Tidore pada masa Sultan Saifudin dan Nuku.

Maluku Utara memiliki peranan penting dalam sejarah kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara. Bangsa-bangsa ini yang kemudian memperluas daerah kekuasaannya sampai Jawa dan daerah lain di Nusantara. Maluku Utara merupakan daerah penghasil cengkeh yang merupakan primadona pasar internasional pada masa itu sekaligus menjadi alasan utama bangsa-bangsa Eropa menjajah tanah Maluku Utara. Awal kedatangan bangsa asing disambut dengan ramah oleh orang pribumi sebagai mitra dagang untuk menjual hasil bumi. Namun, bangsa Eropa yang awalnya hanya berdagang mulai tertarik untuk menguasai pusat-pusat cengkeh yang ada di tanah Maluku Utara. Portugis merupakan negara pertama yang melakukan kegiatan militer untuk memulai usaha monopoli atas cengkeh. Selain Portugis, telah datang para pedagang dari Cina, Arab dan beberapa pedagang dari Jawa dan Makasar. Namun, dengan memboncengi militer Portugis mulai mencaplok daerah kekuasaan raja-raja Maluku Utara dan ingin menguasai perdagangan cengkeh di Maluku Utara.

Ternate dan Tidore sebagai dua kerajaan terbesar memiliki ambisi yang sama dalam hal memperluas daerah kekuasaannya. Baik di derah sekitar Maluku maupun di daerah di seberang laut seperti Sulawesi dan Papua. Untuk melaksanakan ambisinya kedua kerajaan tersebut menggaet hati para bangsa Eropa untuk  menjadi mitra mereka. Ternate menggandeng Portugis untuk meningkatkan kekuatan armada perangnya sedangkan Tidore menggandeng Spanyol sebagai mitra. Hal yang membedakan keduanya adalah Tidore tidak mengijinkan Spanyol ikut campur tangan terkait masalah kerajaan. Sedangkan Ternate sangat terikat dengan bantuan Portugis, terkadang Portugis ikut campur tangan dalam urusan kerajaan Ternate.

Maluku Utara yang sekarang merupakan provinsi yang baru berkembang dengan sumber daya alam yang sangat kaya. Hasil rempah-rempah seperti cengkeh dan pala masih menjadi salah satu komoditi utama dari kepulauan ini. Selain itu, hasil laut yang kaya akan ikan tuna, ikan cakalang serta berbagai komoditi perikanan lain menjadikan Maluku Utara sebagai tempat yang sangat menjanjikan untuk berinvestasi. Hal yang menjadi hambatan penting bagi majunya daerah Maluku Utara adalah kurang meratanya fasilitas publik seperti listrik, sekolah dan lainnya. Selain itu, sumber daya manusia yang menggerakkan beberapa sektor penting masih mengandalkan sumber daya dari orang luar atau para pendatang yang menjadi tim ahli. Sudah saatnya putra daerah mengambil andil yang jauh lebih banyak, sehingga perkembangan Maluku kie raha bisa berjaya seperi pada jaman kerajaan masa lampau.

- Copyright © POPDA IX 2018 - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -